Skip to main content
Batu Ginjal

Waspada! Dehidrasi Jadi Pemicu Utama Batu Ginjal

Bagikan :
Waspada! Dehidrasi Jadi Pemicu Utama Batu Ginjal

Di tengah padatnya aktivitas harian, banyak orang seringkali lupa untuk sekadar minum air putih. Padahal, kebiasaan sederhana ini berdampak besar pada kesehatan organ vital kita. Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh merupakan salah satu penyebab utama terbentuknya batu ginjal. Saat tubuh kekurangan cairan, urine menjadi lebih pekat, sehingga mineral di dalamnya lebih mudah mengendap dan membentuk kristal.

Berdasarkan penelitian Harnianthy et al. (2023), ditemukan hubungan yang signifikan antara intake cairan dan kejadian batu ginjal, dengan p-value 0,000. Dari total 50 responden, 52% responden dengan intake cairan kurang mengalami batu ginjal.

Mengapa Dehidrasi Bisa Memicu Batu Ginjal? Saat tubuh kekurangan cairan, volume urine menurun dan konsentrasi mineral seperti kalsium, oksalat, dan asam urat meningkat. Akibatnya:

Urine menjadi lebih pekat Kristal mudah terbentuk Endapan berkembang menjadi batu ginjal Secara umum, risiko meningkat ketika asupan air kurang dari 2 liter per hari, terutama pada cuaca panas atau aktivitas tinggi.

Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai

Beberapa gejala awal yang sering muncul:

Urine berwarna kuning gelap

Mulut terasa kering

Frekuensi buang air kecil menurun

Sakit pinggang

Rasa perih saat buang air kecil

Jika kondisi ini berlanjut, resiko terbentuknya batu ginjal menjadi lebih tinggi.

Berapa Banyak Air yang Ideal dikonsumsi?

Untuk membantu menjaga ginjal tetap sehat, disarankan untuk mengonsumsi 2–2,5 liter air per hari, atau sekitar 8–10 gelas.

Pada orang dengan aktivitas tinggi, cuaca panas, atau riwayat batu ginjal, kebutuhan cairan bisa meningkat hingga 3 liter per hari.

Dukung dengan Batugin

Selain menjaga hidrasi, langkah preventif tambahan sangat disarankan untuk menjaga kebersihan saluran kemih. Batugin dari Kimia Farma hadir sebagai solusi alami yang terpercaya. Mengandung ekstrak herbal Daun Tempuyung dan Keji Beling, Batugin secara tradisional telah digunakan untuk:

Membantu meluruhkan batu saluran kemih yang terbentuk akibat endapan mineral.Mendukung kelancaran buang air kecil sehingga risiko infeksi dan penyumbatan dapat ditekan. Di era cuaca ekstrem dan mobilitas tinggi seperti sekarang, jangan tunggu tubuh memberi sinyal negatif terlebih dahulu. Jadikan hidrasi cukup sebagai prioritas harian dan lengkapi perawatan Anda dengan Batugin Kimia Farma untuk memastikan saluran kemih tetap lancar dan ginjal tetap sehat.

Sumber:

Harnianthy, H., Puspita, N. I., Nurmeini, & Tipawael, Y. F. (2023). Hubungan Antara Intake Cairan dengan Batu Ginjal Masyarakat. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 1(1), 25–29. DOI: 10.63265/jkti.v1i1.6.